Berhati-hatilah dengan freon anda!

    Freon ialah kata yang telah mengakrabi telinga kita, selaku pemakain alat elektonik seperti AC, kulkas, ataupun yang lainnya. Salah satu elemen penting bagi alat elektronik tersebut, terutama pada AC. Telah kita ketahui bahwa fungsi Freon ialah sebagai pendingin, sehingga tak dapat dipungkiri bahwa senyawa Freon sangat dibutuhkan pada alat-alat elektronik yang berfungsi untuk pendingin.

    Freon AC merupakan senyawa kimia yang tidak berbau dan berwarna. Fungsi Freon bermacam-macam, sehingga terdapat freon yang diklasifikasikan ke dalam beberapa kelas berdasarkan jenis fluida yang digunakan, antara lain: CFS (Chlorodifluorocarbon), HCFC (Hydrochlorofluorocarbon), HFC (Hydrofluorocarbon), HC (Hydrocarbon), dan jenis natural yang langsung digunakan dari alam.

    Berikut sifat-sifat Freon yang harus dimiliki untuk kebutuhan mesin pendingin adalah:

    1. Tekanan penguapan harus cukup tinggi.
    Sebaiknya Freon memiliki temperatur pada tekanan yang lebih tinggi, sehingga dapat dihindari kemungkinan terjadinya vakum pada evaporator dan turunnya efisiensi volumetrik karena naiknya perbandingan kompresi.

    2. Tekanan pengembunan yang tidak terlampau tinggi.
    Apabila tekanan pengembunannya terlalu rendah, maka perbandingan kompresinya menjadi lebih rendah, sehingga penurunan prestasi kondensor dapat dihindarkan, selain itu dengan tekanan kerja yang lebih rendah, mesin dapat bekerja lebih aman karena kemungkinan terjadinya kebocoran, kerusakan, ledakan dan sebagainya menjadi lebih kecil.

    3. Kalor laten penguapan harus tinggi.
    Freon yang memiliki kalor laten penguapan yang tinggi lebih menguntungkan karena untuk kapasitas refrigerasi yang sama, jumlah Freon yang bersirkulasi menjadi lebih kecil.

    4. Volume spesifik ( terutama dalam fasa gas ) yang cukup kecil.
    Freon dengan kalor laten penguapan yang besar dan volume spesifik gas yang kecil ( berat jenis yang besar ) akan memungkinkan penggunaan kompresor dengan volume langkah torak yang lebih kecil. Dengan demikian untuk kapasitas refrigerasi yang sama ukuran unit refrigerasi yang bersangkutan menjadi lebih kecil. Namun, untuk unit pendingin air sentrifugal yang kecil lebih dikehendaki Freon dengan volume spesifik yang agak besar. Hal tersebut diperlukan untuk menaikkan jumlah gas yang bersirkulasi, sehingga dapat mencegah menurunnya efisiensi kompresor sentrifugal.

    5. Koefisien prestasi harus tinggi.
    Dari segi karakteristik thermodinamika dari Freon, koefisien prestasi merupakan parameter yang terpenting untuk menentukan biaya operasi.

    6. Konduktivitas termal yang tinggi.

    Konduktivitas termal sangat penting untuk menentukan karakteristik perpindahan kalor.

    7. Viskositas yang rendah dalam fasa cair maupun fasa gas.
    Dengan turunnya tahanan aliran refrigeran dalam pipa, kerugian tekanannya akan berkurang.

    8. Konstanta dielektrika dari refrigeran yang kecil, tahanan listrik yang besar, serta tidak menyebabkan korosi pada material isolator listrik. Sifat-sifat tersebut dibawah ini sangat penting, terutama untuk refrigeran yang akan dipergunakan pada kompresor hermetik.

    9. Jasa Service AC hendaknya stabil dan tidak bereaksi dengan material yang dipakai, jadi juga tidak menyebabkan korosi.

    10. Freon tidak boleh beracun dan berbau merangsang.

    11. Freon tidak boleh mudah terbakar dan mudah meledak. \
    Penggunaan Freon secara aman sangatlah dianjurkan. Zat freon ini sebenarnya tidak membahayakan lingkungan selama tidak terlepas ke udara atau instalasi AC tidak mengalami kebocoran. Namun, jika instalasi bocor dan freon terlepas ke udara, maka akan menjadi racun jika terhirup oleh manusia. Untuk itu, kenali sifat-sifat yang harus dimiliki mesin pendingin dan berhati-hatilah terhadap Freon anda!.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *